Skip to main content

BONSAI



   Orang Jepang memelihara pohon yang lazim disebut Bonsai, pohon ini indah dan
dibentuk dengan sempurna walaupun tingginya hanya dalam hitungan sentimeter.
Di California ditemukan pohon raksasa hutan yang bernama Sequoia.
Salah satu pohon raksasa ini diberi nama Jenderal Sherman dengan ketinggian
mencapai 90 meter seakan menembus langit dan lingkar batang hingga 26 meter.
Pohon raksasa ini begitu hebat sehingga jika ditebang akan menghasilkan kayu
bangunan yang cukup untuk membuat 35 buah rumah dengan lima kamar. 

     Pada saat berbentuk biji Bonsai dan Jenderal Sherman berukuran sama kecil,
masing2 beratnya kurang dari satu milligram.  Setelah keduanya dewasa
terjadi perbedaan ukuran yang luar biasa dan kelihatan seperti peristiwa
yang sederhana saja, tetapi kisah dibalik perbedaan ukuran itu mengandung
pelajaran dalam kehidupan manusia.  Ketika pohon Bonsai mulai menyembulkan
tunasnya di muka bumi, orang Jepang mencabutnya dari tanah dan mengikat
pokok akar dan sebagian cabang akarnya dengan demikian secara sengaja
menghambat pertumbuhannya.  Hasilnya adalah sebatang pohon mini yang indah
tetapi tetaplah mini. 

     Biji Jenderal Sherman jatuh ke tanah California yang subur dan mendapat gizi
dari mineral, air hujan dan sinar matahari, hasilnya adalah sebuah pohon
raksasa.

    Baik Bonsai maupun Jenderal Sherman tidak punya pilihan dalam menentukan
nasibnya.  Tidak demikian dengan Anda,  Anda punya hak untuk menentukan
nasib, Anda bisa jadi besar atau jadi kecil sebagaimana yang Anda kehendaki.
Anda bisa jadi Bonsai atau Jenderal Sherman.  Citra diri Anda dan cara Anda
memandang diri sendiri akan menentukan akan menjadi apa Anda kelak, untuk
itu Anda punya pilihan.

Comments

Popular posts from this blog

MARTIL DAN PALU

Salah satu kegunaan martil adalah untuk memukul paku. Seandainya kita ini paku, yaitu sebagai obyek yang dipukul, pasti kita akan memberi reaksi terhadap martil yang kita rasakan begitu kejam. Akan timbul pertanyaan seperti , "Kenapa saya harus dipukul terus menerus? Apa engkau tidak dapat merasakan sakit yang harus saya alami?". Dilihat dari kedudukan si paku, reaksi tersebut sangat wajar. Tetapi si paku lupa, bahwa yang memegang martil adalah seorang tukang yang tentunya tahu apa yang harus dia lakukan. Sang Tukang tidak sembarang memukulkan martil ke paku, dia sedang menyelesaikan tugasnya; mungkin sedang membuat kursi, mungkin sedang membuat pintu, mungkin sedang membuat meja. Pendek kata Sang Tukang melakukan itu untuk suatu tujuan tertentu. Kekecewaan, perasaan sakit dalam hati, kesedihan dalam hidup kita, ibaratnya seperti martil. Ia memukul dalam bermacam-macam bentuk; penyakit yang fatal atau tidak lekas sembuh, kesukaran dalam hidup suami-isteri,...

AFIRMASI

Kebahagiaan adalah bukanlah yang terjadi pada Anda. Kebahagiaan adalah sesuatu yang Anda lakukan sendiri dan Anda tentukan sendiri. Saya ulangi disini, bahwa kebahagiaan adalah kondisi pikiran, oleh karena itu kita bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri sebab kita bisa                                                   memilih pikiran- pikiran kita dan bahkan memilih citra diri kita. Bagaimana cara memilih pikiran-pikiran dan citra diri kita? Pernahkan Anda melihat ada seseorang akan melakukan sesuatu hal yang besar, kemudian dia mengepalkan tangan sambil berkata "Saya pasti bisa". Mungkin Anda telah melakukannya. Dengan mengatakan "Saya pasti bisa"              ...

BERPIKIRAN KERDIL

          Siapa orang yang berpikiran kerdil ? dengan kata lain orang-orang yang berfikiran sempit dan sesaat saja.  Jika Anda bertemu dengan orang yang berfikiran selalu gagal, picik, dan menertawakan jika Anda mempunyai cita-cita yang besar. sebaiknya jangan melanjutkan perkataan Anda kepada orang tersebut, serta tinggalkan secepat-cepatnya. Seperti Anda kabur kalau melihat Hantu.         Ya.. orang seperti ini seperti sebuah hantu yang menyeramkan untuk keberhasilan. Orang seperti ini akan selalu mencari alasan dan selalu mendapatkan seribu alasan untuk merendahkan diri sendiri dan orang lain. Mereka akan menertawakan jika Anda bercita-cita tinggi, bahkan Anda akan di anggap orang gila dihadapannya.       Orang yang berpikiran kerdil selalu menyerah sebelum melakukannya, ibarat perang sebelum pergi kemedan perang , ia merasa sudah kalah dan tidak berhasil. Dapat saya pastikan orang seperti ini tidak a...